23 Juni 2005

Saya baru aja tahu tantangan yang saya hadapi akan sangat luar biasa setelah aktif ber-email ria dan ikut dimilis. salah satu email dari orang yang sangat saya hormati, Pak Noesapati memberikan semacam “wejangan” dan gambaran bagaimana beliau saat ini. dari Unix dan Networking (wireless), saat ini beliau sudah berada jauh dari negeri ini, kalau nggak salah beliau di India.

berikut cuplikan Biography beliau yang dikirimkan ke saya di saktilubis@gmail.com:

“saya sempat jadi thailand country manager utk semua outsourcing. kerjaan saya sekarang masih soal selular mulai dari design sampe implementasi untuk CDMA/EVDO/3G tapi ternyata gak bisa jauh2 dari networking & software mungkin udah takdir, gak bisa pisah ama yg namanya unix & internet.”

saya juga mengatakan kepada pak Noesapati, pak Onno mengatakan kepada saya bahwa dalam belajar (belajar nya pak Onno) beliau memegang 3 hal, yaitu dengan mendalami 3 hal, insya Allah kita akan maju. ke-tiga hal tersebut adalah Linux, Networking dan Wireless. kemudian pak Noesapati berujar:

“wak onno dan opa mike bener kuasai networking dan unix (wireless bagian dari networking) sama satu lagi:

tahu gak kelemahan univ2 di indo di dunia IT ? satu hal yg saya lihat paling parah mahasiswa diajarin “C programming” atau “Pascal programming” itu sangat konyol kenapa? karena orang belajar C bukan belajar logika..

dulu saya sempat jg belajar kecil2an di perancis yg diperdalam itu algoritma bukan bagaimana gunakan C atau pascal atau programming language lainnya.

kenapa algoritma? orang kalo logic-nya udah terbina dia nggak akan peduli apakah itu C apakah itu pascal apakah itu v-basic… whatever… tools/compiler itu tinggal masalah syntax sedangkan kekuatan programming ada dalam algoritma-nya.

orang bilang banyak jalan lain ke roma di indonesia dipelajari bagaimana naik perahu ke roma atau bagaimana naik sepeda motor ke roma.

sedangkan di luar negeri diajarin: bagaimana cara yg paling cepat dan selamat menuju ke roma.

itu bedanya…”

saya kembali bertanya, Pak Noesa, saya kuliah nya ambil jurusan Informatika. “kalo kamu belajar bidang IT jangan terpaku ama yg itu namanya operating system atau bahasa pemrograman. bina otak kamu, bina cara berfikir kamu, bina cara kamu mendefinisikan algoritma untuk mendapatkan jalan paling cepat, efektif dan gak banyak menggunakan resource.

sekarang coba cari yg bisa programming… banyak berserakan di muka bumi ini, tapi yg bisa programming dgn proses paling singkat dan efektif… jarang nemu.”

akhir nya, (menurut saya) dengan spechless beliau berujar: “termasuk di india sekarang ini, bikin darah tinggi ngasih tahu scripting unix tapi logikanya muter kesana kemari, padahal katanya org india pinter2 IT.

Akhir saya mengutip:

  1. Belajar jangan terpaku pada software nya, tapi mainkan logika-nya.
  2. Dengan Unix, beliau sudah entah kemana saja. (apa lagi pak Onno) ;-).
  3. Belajar, jangan suka maen GAME !!! (No Offense).

3 komentar:

M.S. Lubis. mengatakan...

Postingan basi!!!

trioka mengatakan...

bener pa ya.... insallah aku cari jawabnya mulai hari ini.besok dan seterusnya....
bisul eh lubis makasih dah buka pikiran aku dan banting setir menuju yang lebih baik

Anonim mengatakan...

wah bagus juga neh.. membuka pintu untuk berpikir dan bertindak lebih cerdas...